KANDERA, AIR TERJUN UNIK

BERTUALANG KE OBJEK WISATA ALAM KANDERA

https://wazengisme.files.wordpress.com/2010/02/k61.jpg
Kandera adalah nama sebuah air terjun di kabupaten Minahasa, tepatnya di desa Touliang kecamatan Kakas. Sebuah air terjun yg unik dgn pesona yg benar2 alami lengkap dengan berbagai cerita yg melatar belakangi tempat tsb.
Kandera sendiri mempunyai beberapa bagian. Yg pertama adalah tempat pemandian. Di tempat itu terdapat lubuk yg menyerupai kolam lengkap dgn batu2 berbentuk kursi(kandera) di mana sebagai sumber air terdapat sebuah air terjun mini yg bisa juga untuk meluncur langsung ke kolam.. Di kolam tsb adalah tempat mandi muda mudi desa setempat kalau lagi wisata ke tempat itu. Konon pada kira2 30 tahun yg lalu, muda mudi di desa tsb bila ke tempat itu, tidak perlu membawa bekal apapun, cukup memberi tau seorang kakek namanya kakek(tete)MONGKOL. Nah, kakek itu yg menyediakan makanan dll. Bukan karna dia punya warung tapi semua kebutuhan cukup di ambil dgn menyelam ke dasar kolam dan ketika nongol sudah membawa apa yang di minta, sabun, makanan yg masih panas, dll sesuai kebutuhan di tempat itu.
Dari kolam itu ke arah hilir sungai akan di temukan sebuah air terjun kecil lagi di mana ada sebuah bekas tapak kaki raksasa.. Konon menurut cerita setempat itu adalah tapak kaki si raksasa yg bernama Kombangen.. Si penjaga gunung kaweng(gunung yg tidak jauh dari lokasi air terjun). Dari tempat tapak kaki itu ke hilir lagi akan di temui panorama yg menakjubkan sampai di depan kita terbentang sebuah jurang sedalam kira kira 75m. Nah, dari bibir jurang itu air sungai kandera terjun langsung ke dasar jurang membentuk sebuah air terjun yg mempesona.. Pemandangan dari bibir air terjun adalah pemandangan hutan tropis yg mempesona lengkap dengan kabut yg di timbulkan oleh air terjun, serta berbagai spesis tumbuhan khas minahasa seperti pinang merah yg menonjol dll..

Kalau ingin melihat air terjun dari dasar air terjun, harus punya cukup keberanian. Yaitu dengan menyusuri bibir jurang sambi pegangan pada pohon2 menuju sebuah tali hutan(kunet) dan akar2 besar sebuah pohon kemudian berayun2 ke bawah kira kira 30m kemudian akan di temukan sebuah rekahan jurang yg membentuk sebuah jalan kecil atau tepatnya jalan tikus, meniti ke bawah sambil berhati-hati jangan sampai terpegang pada daun pahir(sejenis tumbuhan beracun) yg membuat tangan terasa perih gatal selama seminggu.. Di dasar air terjun kita bisa melihat bagaimana air terjun langsung ke dasar jurang bahkan kita bisa mandi di tempat jatuhnya air yang sudah membentuk lubang mirip kolam kecil pada tumpukan batu2 di dasar jurang, tapi awas..jangan dekat2 denga air yg jatuh karena rasanya seperti di timpuk dgn sejuta kerikil..
Untuk akses ke tempat tersebut dari kota Tondano naik mikrolet ke kota langowan, dari langowan kita akan di kerubuti ojek mania dan tinggal bilang tujuan ke desa touliang. Cukup bayar 5rb rupiah anda akan di antar ke desa Touliang kecamatan kakas. Sebenarnya dari manado juga ada bus yg langsung ke kakas.. Anda bisa dtg di terminal karombasan manado. Dari kakas naik ojek lagi ke Touliang. Nah di desa Touliang kita bsa minta di antar oleh penduduk setempat atau anda bisa hubungi saya duluan lewat email he he he.. Ntar saya jemput.
Air terjun ini sungguh cocok untuk mereka yang berjiwa petualang.. Benar benar menggoda untuk di taklukan, so.. jangan merasa petualang sejati kalau blm datang ke Kandera..

tulisan yg lain:

  • HUMOR MANADO
  • CARA MENGATASI KEKECEWAAN
  • ULAR PITON SEBAGAI MAKANAN
  • Bagikan ke :
    facebook

    16 Komentar

    1. Thats right, Kandera is the most interisting place for take a rest, have fun, enjoy heart, sweet memory with full of adventure. I’ve been there with was million story, interms of bad or good memory, but all of it, Kandera could made your proud as man or woman, so what? I challange you all to visiting kandera, get your enjoy adventure, Don’t miss it!!!
      BTW, thanks for brother Tom who has promoted the Kandera.

    2. Kandera: (menunggu di jelajahi..) Hurry Up!!

      • Saya bangga dengan Tommy Linelejan yang telah mempromosikan Air Terjun KANDERA, yang tepatnya berada di tempat lahir OrangTua saya di Desa Touliang Kec. Kakas Kab. Minahasa – Sulawesi Utara – Indonesia. smoga Pemerintah Daerah dapat memperhatikan objek wisata ini dengan membuat Jalan masuk ke Air Terjun KANDERA agar dapat dikunjungi oleh para turis Lokal dan Mancanegara. dan jadikan Air Terjun Kandera menjadi tempat Rekreasi Keluarga dengan tetap menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup di Lokasi Tersebut.

    3. Dpa inga dlu noch..
      Ciiieeh ^.^
      Enakx klo m k’sna dg partner. Slx m bqg t4 pgng klu næ ato turun gunung..
      HahahaAa🙂

      Tggu jo..!!
      ValentinE’s day (14 feb 10)

    4. Eh.. akhirx esther komen.. Thanx kunjungannya..

    5. Sma2 pix..
      Bqg le kw, kategori CURHAT..
      (klu blh) Wkwkwk🙂

      • kalu dari papua mo lewat mana pak….??? heheheheehe,,,mantap sungguh

      • eee oma ree opa kni…..haahaa

    6. […] Siapa sangka sebuah tumpukan sampah ternyata menyimpan nilai yg tinggi bahkan menjadi salah satu penemuan situs prasejarah yg paling penting di asia tenggara. Seperti penemuan sampah kerang di desa Passo kecamatan Kakas tepi danau Tondano kabupaten Minahasa, yg terkenal dengan banyak sumber air panas alami.. Sebuah gundukan dgn ketebalan kira2 1 meter dengan diameter sekitar 30m telah menarik perhatian Pusat Penelitian Purbakala Indonesia dan Universitas Nasional Australia. Ketika para ahli mengadakan penelitian dan melakukan penggalian di gundukan tersebut, mereka menyimpulkan bahwa gundukan tsb ternyata adalah sampah sisa makanan yg di buang oleh manusia purba.. Di tempat tersebut juga di temukan berbagai peralatan purba berupa batu2 yg di asah yg mungkin di gunakan penduduk purba sebagai alat penggerus serta fragmen2 lain terdiri dari tulang2 yg di perkirakan menjadi alat penusuk kerang. Nah, cangkang kerang2 inilah yg di buang sebagai sampah dan membentuk gundukan sampah purba. Para ahli juga menemukan potongan2 tulang yg walaupun sudah lama tapi masih bisa di kenali sebagai tulang2 binatang seperti babi hutan,anoa, kelelawar kecil bahkan ular piton yg di perkirakan menjadi hewan buruan penduduk purba. Di tempat itu juga para ahli menemukan sisa arang kayu dan setelah di teliti mereka menyimpulkan bahwa arang kayu tersebut berusia sekitar 8000 tahun..Sumber: Topik Diskusi Minahasa People.. Oleh: Rendai RuawAIR TERJUN UNIK KANDERA […]

    7. […] hangus, di campur. Sate ulatnya tinggal di cocol ke sambal tadi. Siap di santap. slamat menikmati.AIR TERJUN UNIK KANDERAbaca […]

    8. bLog ini bguz coz bsa mmbantu pmrintah untuk mnaikan devisa ngara,…
      dikarnakan bLok ini mmprkenalkan budaya yg ada d suLut,…
      so qt sngat snang, coz qt asli mnahasa,…
      mar MITRa,…
      hahahahahaha…
      mar nda apa2 coz trng smua bsudara…
      huahahahahahaha…
      kLu bLh tmPiLkan i2 foto kandera,…
      spaya trng bLh liat,…
      apa Lagi, qt tnggL d mndo,… jd so lma nda jga naik ke minahasa,…
      makLum,… lg kuliah,…
      hahahahahahaha…

    9. bos minta ijin muat pa kita pe blog. Klo kase ijin kita minta dia pe foto-foto yang laeng kirim pa kita pe email. t’x b4

    10. wah bener benar bagus air terjun kandera, sebush wisata alam yang nyaris belum tersentuh oleh tangan manusia., sungguh elok nan indah pemandangan disana,.
      Namun sayang tempat tinggal kami sangantlah jauh dari tempat air terjun kandera ini,. ya semoga kedepannya nanti kami D’travellers dapat berwisata alam ke daerah sulut,…. ^_^

    11. Nice post gan. Pertamax… Beking kngen kpung halaman jo. haha..

    12. dpa inga dulu pemuda n remaja gmim simbel suka ibadah padang dikandera


    Comments RSS TrackBack Identifier URI

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s